Diskusi Amitra berbagi berkah.

Diskusi Amitra berbagi berkah.

Jumat, 29 Maret 2018

Oleh Erik Purnama Putra

Potensi ekonomi syariah di Indonesia cukup besar. Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, yaitu sekitar 85 persen dari total 250 juta jiwa. Sayangnya, segala potensi itu masih belum bisa dimaksimalkan oleh pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah. Hal itu terbukti dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mencatat pangsa pasar perbankan syariah baru mencapai 5,44 persen per Agustus 2017. Adapun sisanya masih dikuasai perbankan konvensional.

Realita itu jelas bukan sebuah kabar menggembirakan. Pasalnya, Bank Muamalat sebagai bank syariah pertama di Indonesia sudah berdiri sejak 1 November 1991. Dengan kata lain, perekonomian syariah sudah menyapa masyarakat sejak hampir 27 tahun lamanya. Sayangnya, perkembangan perekonomian syariah seolah jalan di tempat. Sejak beberapa tahun terakhir, pangsa pasarnya seolah terjebak pada angka 5 persen. Berarti, harus diakui ada masalah atau salah kelola dalam penerapan ekonomi syariah di Indonesia, yang tak kunjung membesar. Continue reading

Advertisements