Category: Ekonomi


Senin, 27 November 2017

Gerbang Kampung Kue di Rungkut Lor, Kota Surabaya.

Gerbang Kampung Kue di Rungkut Lor, Kota Surabaya.

Oleh Erik Purnama Putra/Wartawan Republika

“Saya senang pertama kali ditawari ikut pakai gas bumi, karena saya punya teman di kompleks depan itu sudah pakai lama. Itu dia kasih referensi, ‘enak gak usah setiap kali habis (gas) ganti tabung, malem-malem gak usah ganti. Ya sudah lah wong gratis juga, tapi saya senang keputusannya tepat,” tutur Elfa Susanti saat ditemui di dapur rumahnya, belum lama ini.

***

Elfa adalah satu dari puluhan warga Rungkut Lor RT 04 RW 05 Gang 2, Kota Surabaya, yang sehari-harinya menggunakan gas bumi untuk mendukung kelancaran usahanya. Warga Rungkut Lor memang selama ini dikenal sebagai pedagang kue produksi rumahan. Tidak salah kawasan itu mendapat julukan sebagai Kampung Kue. Continue reading

Advertisements
Program rumah subsisi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Agen menawarkan program rumah subsisi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Jumat, 7 April 2017

Oleh Erik Purnama Putra

Mimpi Muhammad Ikhsan (34 tahun) memiliki rumah sendiri akhirnya terkabul. Sekitar enam tahun lalu, ia akhirnya menemukan rumah idamannya di kawasan Cibinong, Bogor. Sebelumnya, Ikhsan tidak pernah menyangka bisa mencicil kredit kepemilikan rumah (KPR) di Jabodetabek. Hal itu lantaran gaji yang diterimanya saat bekerja di perusahaan swasta di Jakarta terbilang tidak terlalu besar, meski di atas upah minimum provinsi (UMP). Di sisi lain, ia juga sudah bosan mengontrak lantaran sudah berstatus sebagai kepala keluarga.

Ikhsan mengatakan, pada awalnya ia cukup kesulitan ketika sedang berburu rumah di kawasan Depok hingga perbatasan Bogor. Dia memang mengincar rumah di lokasi yang agak jauh dari Jakarta untuk mendapatkan harga terjangkau. Kesabarannya mengikuti pameran dan rutin melakukan survei setiap akhir pekan membuahkan hasil manis. Keberuntungan seolah menghampirinya setelah Ikhsan menemukan lokasi perumahan yang disubsidi pemerintah. Meski terbilang masuk kategori rumah sangat sederhana (RSS), Ikhsan bersyukur bisa membeli rumah yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Continue reading